Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah Versi Terbaru Yusuf Subhan

Ica Juniyanti

Lagu Aisyah istri Rasulullah yang berhasil menduduki puncak trending sempat menuai kontroversi karena beberapa lirik yang dinilai tidak pantas.

KH Yahya Zainal Ma'arif atau Buya yahya menyarankan agar beberapa lirik lagu yang viral tersebut diubah. Seorang youtuber Yusuf Subhan mengunggah lagu Aisyah istri Rasulullah versi terbaru. Pada Chanel Youtube Yusuf Subhan:

"Berawal dari Petunjuk Guru kami yang Mulia Buya Yahya agar sebagian Sya'ir ttg Ibunda Aisyah digubah beberapa Bait nya. Tanpa mengurangi rasa ta'dzim dan hormat kepada pembuat Syair sebelumnya. Karena asbab beliau salah satunya, kita bisa mengenal ummul mu'minin. Dengan hadirnya lirik ini Semoga membuat kita lebih mengenal dan lebih cinta kepada Ummul mu'minin Sayyidatu Aisyah Ra dengan sifat-sifatnya yg mulia," tulis Yusuf.

Berikut lirik lagu Aisyah Istri Rasulullah Versi Terbaru:

 

SAYYIDATU AISYAH ISTRI RASULULLAH (versi terbaru)

 

Mulia berani lembut hati

Amat cerdas ilmu seluas samudera

Yaa sayyidah putri abu bakar istri rosulullooh

 

Sungguh nabi memuliakanmu

Hingga nabi minum dibekas gelasmu

Bila marah nabi kan memanja

Sejukkan hatinya

 

Ummana sungguh terpuji akhlakmu dengan Nabi

Dengan baginda bunda slalu berseri-seri

Selalu bersama hingga ujung nyawa kau disamping rosulullah

 

Sayyidah aisyah sungguh manis shirah cintamu

Bukan persis novel yang kadang cerita semu

Kau istri mulia yaa  aisyah ummanaa

Allah Rahman pilih rasul untukmu

 

Mulia berani lembut hati

Mujtahidah cerdas ummi yg shalehah

Yaa sayyidah putri abu bakar istri rosululloh

 

Sungguh sweet nabi memuliakanmu

Wanita surga yg nampak didunia

Amat suci cinta dan kasihnya pada Rasulullah

 

Ummana sungguh terpuji akhlakmu dengan Nabi

Dengan baginda bunda slalu berseri-seri

Selalu bersama hingga ujung nyawa kau disamping rosulullah

 

Sayyidah aisyah sungguh manis shirah cintamu

Bukan persis novel yang hanya fatamorgana

Kau istri mulia yaa  aisyah ummanaa

Allah Rahman pilih rasul untukmu

 

 

Editor: Abdul Khoir

artikel terbaru