Putus-Nyambung, Kisah Cinta Pertama Akhirnya Menikah

Ebim Antoni

Cinta pertama selalu punya kesan tersendiri di hati setiap orang.  Apapun akhir dari kisah cinta tersebut, bahagia atau sedih, namun momennya akan selalu terkenang dan membekas di hati. Itu sebabnya banyak yang menyebut kalau cinta pertama tidak akan pernah mati. 

Menikah dengan orang yang dicintai adalah kebahagiaan tersendiri apalagi sosok itu adalah cinta pertama. Seperti kisah bahagia warganet asal Malaysia bernama Hanna Shuaib.

Dalam cuitan yang diunggahnya beberapa waktu lalu, Hanna menceritakan bisa menikah dengan kekasih yang juga cinta pertamanya meski awalnya sempat putus nyambung.

Cewek ini mengisahkan bahwa pertama kali keduanya bertemu pada 2009. Saat itu, baik Hanna dan suami masih berstatus pelajar. Awalnya mereka hanya menganggap cinta monyet, cinta yang sedang hangat-hangat ketika mereka sedang remaja.

Kisah asmara Hanna ini kemudian mendapat pertentangan dari orangtua. Orangtua Hanna ini ingin anaknya fokus sekolah dulu dan mengesampingkan cinta-cintaan. Akhirnya pada 2011, Hanna dan kekasihnya sempat putus hubungan.

 

 

Hanna menceritakan kalau waktu itu yang sempat pindah sekolah, yang membuat kehilangan kontak dengan mantan kekasihnya tersebut. Pada 2015, ia mendapat undangan ke acara reuni sekolah lamanya. Kebetulan, sang mantan kekasih juga turut hadir pada acara tersebut.

Cinta lama pun bersemi kembali.  Hanna dan sang kekasih kembali menjalin hubungan. Hanna menjelaskan kalau di setiap hubungan pasti ada permasalahan. Namun, masalah yang mereka hadapi masih dalam tahap wajar dan bisa diselesaikan dengan baik.

Setelah melalui perjalanan cinta yang cukup panjang dan berliku, akhirnya mereka dapat bersatu dalam ikatan pernikahan pada 2020. Keduanya resmi menikah di tengah pandemi Covid-19 dengan menggelar acara sederhana.

Usai mengunggah kisah cinta pertamanya ini di Twitter, cuitan Hannya langsung viral. Hingga kini, kisahnya tersebut telah di-retweet sebanyak lebih dari 9 ribu kali dan ribuan warganet yang berkomentar di kolom balasan cuitan tersebut. Tentu saja banyak yang baper.

"Kadang sesuatu yang kita rasa mustahil tapi benar-benar bisa terjadi," tulis akun @shzrnmudzafar.

"Betul kata orang, the right person in the right time. Kalau bukan sekarang, mungkin nanti," kata akun @urmessywardib.

Editor: Fikriani

artikel terbaru