Lengkap! Cara Daftar & Syarat Mendapatkan BLT UMKM

Hikmat Rabbbani

Pemerintah membuka kembali bantuan untuk usaha mikro kecil dan menengah atau BLT UMKM tahap II.  Bantuan ini sebesar Rp 2,4 juta dan berbentuk hibah bukan bantuan kredit. Bantuan disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM 

Apa saja syarat untuk mendapatkan bantuan ini? Mengutip laman resmi depkop.go.id, Rabu (21/10/2020), berikut syaratnya ada 6, yaitu:

1. Warga Negara Indonesia

2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Memiliki Usaha Mikro

4. Bukan ASN, TNI/Polri serta Pegawai BUMN/BUMD

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

6. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

 

Bagi Anda yang sudah memenuhi enam (6) syarat diatas, berikut cara mendaftarnya:

A. Cara daftar BLT UMKM Tahap II:

BLT UMKM Tahap II hanya bisa diperoleh pengusaha jika diusulkan:

1. Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di wilayah setempat

2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum

3. Kementerian/Lembaga

4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK


B. Syarat daftar BLT UMKM Tahap II:

Calon penerima BLT UMKM Tahap II harus melengkapi syarat kepada pengusul yaitu:

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Nama Lengkap

3. Alamat tempat tinggal sesuai KTP

4. Bidang Usaha

5. Nomor Telepon

 

Apabila layak, dana BLT UMKM Tahap II langsung dikirimkan ke rekening pengusaha. Penerima tidak dipungut biaya mulai dari pengajuan pendaftaran hingga memperoleh BLT UMKM Tahap II.

Menurut penjelasan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki setelah menyalurkan ke 9,1 juta usaha mikro, kini ada tambahan 3 juta penerima lagi. Jadi, total ada sekitar 12 juta usaha mikro yang menerima bantuan. Periode program yang dimulai pada 24 Agustus 2020 ini diperpanjang sampai Desember 2020.

Bantuan produktif dan subsidi ini merupakan jawaban atas persoalan modal dan pembiayaan di UMKM. Diantaranya, soal UMKM soal modal dan pengembalian kredit. Oleh sebab itu, program pemerintah yang memberikan modal tambahan dan kelonggaran pengembalian kredit menjadi jawabannya.

"Kita berharap dengan bantuan ini para UMKM bisa bersama-sama kembali berusaha karena kemarin modal mereka digunakan untuk keperluan konsumsi keluarga," kata Teten.

Editor: Jahziel

artikel terbaru