Pilih Baca Detail Perjanjian Kerja atau Langsung Tanda Tangan? Simak Informasi Kemnaker Tentang Aturan Perjanjian Kerja

Ahmad Zaki Rosdi

Saat Sobat Pararta diterima bekerja ada baiknya memahami detail perjanjian kerja.

Bukan cuma dibaca, namun perlu dipahami secara rinci sebelum menyepakatinya. Lazimnya, perusahaan akan menyodorkan lembaran perjanjian kerja sama atau sering disebut PKB.

Lalu apa itu perjanjian kerja? Pararta.com, Kamis 19 November 2020 mengutip laman instagram @kemnaker, perjanjian kerja merupakan rincian perjanjian antara pekerja/buruh dengan pemberi kerja yang memuat syarat-syarat, hak, dan kewajiban para pihak.

Nah, mengingat betapa pentingnya peran perjanjian kerja bagi pekerja maupun perusahaan atau pemberi kerja, maka penyusunannya harus dilakukan secara terstruktur dan dibuat sejelas-jelasnya demi menghindari konflik  di antara kedua belah pihak di kemudian hari.

Kemudian mengacu pada dasar hukum Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, tertuang beberapa aspek yang harus dicermati:

Syarat-syarat Perjanjian Kerja

  1. Kesepakatan kedua belah pihak
  2. Kemampuan/kecakapan melakukan perbuatan hukum
  3. Adanya pekerjaan yang diperjanjikan
  4. Pekerjaan yang diperjanjikan tidak bertentangan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak boleh bertentangan dengan PP dan PKB.

Isi Perjanjian Kerja Paling Tidak Memuat

  1. Nama, alamat perusahaan, dan jenis usaha
  2. Nama, jenis kelamin, umur, dan alamat pekerja/buruh
  3. Jabatan atau jenis pekerjaan
  4. Tempat pekerjaan
  5. Besarnya upah dan cara pembayarannya
  6. Syarat-syarat kerja (memuat hak dan kewajiban para pihak)
  7. Mulai dan jangka waktu berlakunya perjanjian kerja
  8. Tempat dan tanggal perjanjian kerja dibuat
  9. Tanda tangan para pihak dalam perjanjian kerja

Editor: Ahmad Zaki Rosdi

artikel terbaru