5 Fakta Hari Anak Sedunia, Beda dengan Hari Anak Internasional Lho!

Ahmad Zaki Rosdi

Setiap tanggal 20 November diperingati sebagai Hari Anak Sedunia atau World Children's Day.

Tujuan perayaan Hari Anak Sedunia adalah untuk menghormati hak-hak anak di seluruh dunia. Tentu saja ini adalah hari yang sangat istimewa bagi anak-anak karena berhubungan dengan kepedulian dan kesenangan mereka.

Sebagaimana dirangkum oleh Pararta.com, berikut 5 fakta menarik tentang Hari Anak Sedunia 20 November 2020:

 

1. Tema Hari Anak Sedunia 2020: Menata Kembali Masa Depan Anak

United Nations Children's Fund (UNICEF) sebagai organisasi PBB yang bergerak di bidang hak-hak anak merilis tema Hari Anak Sedunia 2020 "A Day to reimagine a better future for every child".  Dengan tema ini, UNICEF kembali menginisiasi kampanye kepedulian akan masa depan yang lebih baik lagi bagi setiap anak.  

Tahun ini, krisis Covid-19 telah mengakibatkan krisis hak-hak anak. Dampaknya dapat berlangsung seumur hidup dirasakan oleh anak-anak bila tidak ditangani dengan baik.

 

2. Tahun 1954 Pertama Kali Peringatan Hari Anak Sedunia

Bersamaan dengan pembentukan UNICEF oleh Majelis Umum PBB pada tahun tersebut. Hal  ini selaras dengan tugas UNICEF dalam menyediakan bantuan darurat berupa makanan dan perawatan kesehatan bagi anak-anak korban Perang Dunia II. Adapun tujuan diperingatinya Hari Anak Sedunia adalah untuk mengkampanyekan kesadaran di antara sesama anak-anak di seluruh dunia dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia.

 

3. Tahun 1959 Majelis Umum PBB Mengadopsi Deklarasi Hak Anak

Tepat pada tanggal 20 November 1959, Majelis Umum PBB mendeklarasikan Hak-hak Anak. Kemudian, pada 1989 di tanggal yang sama, Majelis Umum PBB membuat deklarasi Konvensi  Hak Anak. Maka sejak 1990, Hari Anak Sedunia juga menandai peringatan tanggal Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi dan Konvensi tentang hak-hak anak.

 

4. Hari Anak Sedunia Berbeda dengan Hari Anak Internasional

Dari pemilihan tanggal, Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni sedangkan Hari Anak Sedunia pada tanggal 20 November. Dan tentunya, konsentrasi isunya berbeda.

Pada hari Anak Internasional, penekanannya pada upaya memberikan perlakuan yang tepat pada anak ketika menghadapi masa-masa sulit. Sementara Hari Anak Sedunia, dibuat untuk mengubah cara masyarakat melihat dan memperlakukan anak.

 

5. Seruan UNICEF untuk Orang Tua dan Pemerintah

Ada enam poin rencana untuk anak agar dipenuhi, yakni :

  1. Pastikan semua anak belajar, termasuk dengan menutup kesenjangan digital.
  2. Jamin akses ke layanan kesehatan, gizi, dan membuat vaksin terjangkau dan tersedia untuk setiap anak.
  3. Dukung dan lindungi kesehatan mental anak-anak dan remaja. Akhiri pelecehan, kekerasan berbasis gender, dan penelantaran di masa kanak-kanak.
  4. Tingkatkan akses ke air bersih, sanitasi, dan atasi degradasi lingkungan dan perubahan iklim.
  5. Stop peningkatan kemiskinan yang berdampak pada anak dan memastikan pemulihan inklusif untuk semua.
  6. Menggandakan upaya untuk melindungi dan mendukung anak-anak dan keluarganya yang hidup di tengah konflik, bencana dan pengungsian.
     

Selamat Hari Anak Sedunia!

artikel terbaru

Berita Terpopuler

News

Celebrity

Viral