5 Lagu Pop Minang Galau, Cocok Didengarkan Saat Hujan

Anindita Sekar

Lagu-lagu pop Minang kini banyak menjadi perhatian karena memiliki arti yang dalam dan relate dengan cerita-cerita hubungan asmara.

Instrumen musik dan suara yang khas, membuat lagu-lagu ini memiliki tempat tersendiri di hati pendengarnya. Lagu Minang juga tak hanya didengarkan oleh mereka yang asli orang Minang saja, tetapi daerah lain juga banyak yang menyukainya.

Nah, berikut PARARTA rekomendasikan 5 lagu pop Minang untuk menemati hati yang sedang sedih atau galau.

1. Rindu di Awan Biru

Lagu berjudul Rindu di Awan Biru ini merupakan lagu pop Minang yang dipopulerkan oleh Boy Sandi. Lagu ini menceritakan seseorang yang merindukan kekasihnya yang sudah tiada dan mendampakannya untuk tetap berada di sisinya. Lagu ini juga banyak dinyanyikan ulang oleh beberapa penyanyi cover di Youtube.

2. Padiah Disulo Cinto

Padiah Disulo Cinto merupakan lagu yang ditulis oleh Jefry Lubuak dan dipopulerkan oleh Kintani Putri Medya. Lagu ini bercerita tentang seorang gadis yang ditinggal kekasihnya untuk menikah dengan orang lain. Ia ingin mengatakan tentang apa yang dirasakannya sangat pedih dan menyakitkan.

3. Pulanglah Uda

Lagu Pulanglah Uda ini sebenarnya merupakan lagu ciptaan Syam Tanjung dan Yongki RM dan pertama kali dinyanyikan oleh Hetty Koes Endang pada tahun 1991. Namun, kini beberapa penyanyi banyak yang membawakan lagu tersebut, seperti Kintani, Ria Amelia, Ratu Sikumbang, hingga Judika. Lagu ini mengisahkan seorang gais Minang yang berharap kekasihnya yang sedang merantau untuk pulang.

4. Patah Bacinto

Patah Bacinto merupakan lagu yang dinyanyikan oleh Ratu Sikumbang. Patah Bacinto mengisahkan seseorang yang sedang merasa patah hati namun tetap melepaskan karena jodoh berada di tangan Tuhan.

5. Rantau Den Pajauah

Lagu yang dipopulerkan oleh Ipank dan Rayola ini merupakan salah satu lagu pop Minang yang cukup populer. Lagu ini menceritakan seseorang yang sedang menjalani hubungan jarak jauh. Namun, hubungan tersebut harus berhenti karena sang gadis dijodohkan oleh orang tuanya.

Editor: Anindita Sekar

artikel terbaru