Mengajukan Analisa Terkait Peristiwa Malari Membawa Teddy Rusdy Menjadi Marsekal Muda

Gethya Nabilla

Pada 1 Juni 1986, Teddy Rusdy berhasil meraih cita-citanya dengan mendapatkan pangkat Marsekal Muda. Kenapa bisa terjadi? Yaitu ketika ia sedang mendampingi Benny Moerdani yang  Panglima ABRI dengan menjadi Asisten Perencanaan Umum (Asrenum).

Pada masa itulah dimana Teddy Rusdy membangun Intelijen Indonesia dan juga bekerja untuk membenahi lembaga ABRI bersama sang atasan L.B. Moerdani. Dengan ia mendampingi L.B. Moerdani makna ia juga melunasi tugas-tugas Musykil.

Bagaimana L.B. Moerdani dan Teddy Rusdy kenal? Perkenalan pertama Teddy Rusdy dengan sang atasan ketika Teddy sedang menempuh pendidikan dan mengikuti ceramah pembekalan di Sesko ABRI pada tahun 1974.

Tak disangka, saat itu yang memberikan ceramah pembekalan adalah L.B. Moerdani yang merupakan Asisten Intelijen Kopkamtib. Saat ada sesi tanya jawab, dengan berani Teddy Rusdy mengajukan analisanya terkait Peristiwa Malari.

Sebelumnya memang Teddy sudah mengumpulkan semua materi dan informasi terkait Malari. Pada akhir ia menunjukan hasil analisanya, L.B.Moerdani pun terkesan dengan apa yang dituturkan oleh Teddy Rusdy.

Seketika, ia langsung meminta Teddy Rusdy untuk membantu tugas-tugasnya di bidang Intelijen. Sejak saat itulah mereka bersama dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh negara kepada mereka, bahkan tugas yang musykil sekalipun.

 

Sumber : tribunnews.com

artikel terbaru